Selasa, 18 Juni 2013

HMTI Selalu di Hati, PFT Selalu Melengkapi

"HMTI Selalu di Hati, PFT Selalu Melengkapi"

yak, itulah kata yang muncul sekilas ketika memikirkan dua hal yang paling berpengaruh selama kuliah,,
Himpunan Mahasiswa Teknik Industri dan Sistem Informasi (HMTI ITTelkom) dan Perancangan Fasilitas Telekomunikasi (PFT Laboratory) ,,

HMTI adalah organisasi yang senantiasa menemani saya dari tahun pertama kuliah hingga tahun ketiga, disana saya belajar banyak hal baca selengkapnya di H M T I menurut saya . . . mungkin karena itulah saya menyebut "HMTI Selalu di Hati"
PFT Laboratory atau biasa disebut PFTLabz (hhe, serasa rada alay) merupakan lab yang pertama membuat saya tertarik, semenjak mengikuti perkenalan lab semasa orientasi fakultas (Shakti). Kenapa saya mengatakan "PFT Selalu Melengkapi" mungkin karena disinilah saya memperoleh hal-hal yang tidak saya dapatkan selama kepengurusan HMTI. Selain saya menjadi asisten praktikum, saya juga berkesempatan menjadi asisten dosen, selain itu saya juga belajar banyak hal, mulai dari mengenal lebih dalam tentang GIS, PTLF, dan tentunya Hardware. Walaupun dengan semua aktivitas itu, saya sedikit keteteran, but I enjoyed it . . .

Kenapa harus memilih HMTI dan PFT ??
setelah difikir-fikir tidak ada jawaban yang baku atau pasti mengenai ini, yang pasti ada satu kalimat yang menjadi pedoman saya, "Mulailah dari SC dan akhiri di Ged. C" maksudnya dari kalimat ini adalah ketika diawal masuk menjadi mahasiswa, kita dapat menyesuaikan diri dan mempelajari lingkungan kampus melalui organisasi (tentunya mengasah softskill juga) dan memasuki tahun-tahun terakhir, kita dapat mengasah lebih dalam kemampun hardskill dan tidak ketinggalan softskill juga dengan menjadi asisten lab.

Sekian dari saya di HMTI Selalu di Hati, PFT Selalu Melengkapi

Salam Unity !!! dan Fight Fight Fight !!!

Senin, 10 Juni 2013

Marketing Communication for "Keprofesian Marketing"

Keprofesian Marketing adalah wadah yang mengumpulkan dan memfasilitasi kumpulan mahasiswa IT Telkom yang memiliki minat bekerja di bidang marketing. Dalam wadah Keprofesian Marketing, mahasiswa akan diberi bekal pengetahuan, pengalaman dan ketrampilan yang dibutuhkan oleh seorang marketer yang professional. Pembekalan dilakukan melalui program formal seperti kuliah, geladi, kerja praktik, dan tugas akhir (TA). Sedangkan untuk kegiatan informal meliputi training, keorganisasian (IMAscITTelkom), seminar dll. Pada akhir program, mahasiswa akan diikutsertakan dalam sertifikasi Indonesia Certified Professional Marketer (ICPM) dari Indonesia Marketing Association (IMA).


Designed by Buyan Probo Baskoro (BRO)

keprofesianmarketing.blogspot.com

Senin, 13 Mei 2013

Algoritma CRAFT

Kali ini saya akan sharing mengenai salah satu algoritma penyelesaian untuk Perancangan Tata Letak Fasilitas(PTLF). Terdapat beberapa metode dan juga pendekatan di dalam ilmu facilities design, salah satunya adalah Algoritma CRAFT.

Craft singkatan dari Computerized Relative Allocation of Facilities Technique.
Teknik CRAFT pertama kali diperkenalkan oleh Armour dan Buffa pada tahun 1983 yang bertujuan untuk meminimumkan biaya perpindahan material, dimana biaya perpindahan material didefinisikan sebagai aliran produk, jarak dan biaya unit pengangkutan. Craft merupakan sebuah program perbaikan, program ini mencari perancangan optimum dengan melakukan perbaikan tata letak secara bertahap. Craft Mengevaluasi tata letak dengan cara mempertukarkan lokasi fasilitas. Pertukaran-pertukaran ini berlangsung terus menerus dan selanjutnya pertukaran fasilitas ini akan membawa ke arah tata letak yang mendekati optimal.(All-possible two-way and three-way department exchanges).

Input yang diperlukan untuk algoritma CRAFT antara lain:

1. Tata letak awal
Tata letak awal yang dipakai bisa berupa tata letak yang sudah ada atau tata letak hasil rancangan baru. Informasi yang dibutuhkan dari tata letak awal adalah data jumlah fasilitas dan luas area masing-masing fasilitas.

2. Data aliran
Data aliran material yang ada dalam suatu lantai produksi bisa diperoleh dari from to chart (FTC). FTC merupakan salah satu teknik terbaru yang dipergunakan dalam pekerjaan tata letak dan pemindahan bahan. Biasanya sangat berguna jika barang yang mengalir pada suatu wilayah berjumlah banyak, seperti di bengkel, kantor, atau fasilitas lainnya. FTC juga berguna jika keterkaitan terjadi antara beberapa kegiatan dan jika diinginkan adanya penyussunan kegiatan optimum.
Selain FTC, dalam menentukan keterkaitan antar kelompok kegiatan digambarkan pula dalam bentuk Activity Relationship Chart (ARC). ARC adalah suatu teknik ideal untuk merencanakan keterkaitan antara setiap kelompok kegiatan yang saling berkaitan.

3. Data biaya
CRAFT memerlukan input berupa biaya perpindahan material. Input biaya perpindahan berupa biaya persatuan perpindahan persatuan jarak.

4. Jumlah departemen yang tidak berubah
Salah satu masukan dalam algoritma CRAFT adalah jumlah departemen yang tidak bisa diubah lagi tata letaknya. Dalam beberapa kasus ditemukan beberapa departemen yang tidak bisa di ubah tata letaknya. Departemen yang dibangun dalam bentuk bangunan tetap tentu tidak bisa lagi dirubah tata letaknya.
CRAFT selanjutnya mempartimbangkan perubahan antara departemen – departemen yang luasnya sama atau mempunyai sebuah batas dekat untuk mengurangi biaya transportasi. Tipe pertukaran dapat terjadi sebagai berikut :
1. Pair-Wise Interchanges
2. Three- Way Interchanges
3. Pair Wise Allowed by Three- Way Interchanges 
4. The best of Pair Wise or Three- Way Interchanges

Cara Kerja Algoritma CRAFT
CRAFT mempertimbangkan pertukaran lokasi pasangan – pasangan fasilitas tertentu. Pasangan – pasangan fasilitas dipertimbangkan baik yang memiliki area yang sama atau yang berdekatan. Bila semua fasilitas adalah area seimbang atau bila pasangan fasilitas yang tidak berdekatan memiliki area yang sama, kemudian algoritma dapat menganalisis pertukaran pertukaran n(n-1)/2 yang mungklin dalam setiap iterasi, dimana n adalah jumlah fasilitas dalam masalah layout. Dalam masalah layout fasilitas umum, jumlah sebenarnya pertukaran yang dianalisis akan kurang dari n(n-1)/2 karena tidak semua fasilitas akan memiliki area yang sama. Pertukaran lokasi yang dihasilkan adalah yang dapat memberikan estimasi pengurangan biaya terbesar.
Fasilitas yang akan ditukar harus memenuhi minimal satu dari tiga kriteria dibawah ini :
1. Fasilitas memiliki perbatasan yang sama
2. Fasilitas memiliki ukuran yang sama
3. Fasilitas memiliki kedua perbatasan yang sama pada ketiga fasilitas.

Biasanya pada penelitian menggunakan algoritma CRAFT mengikuti prosedur algoritma pertukaran fasilitas pada software WinQSB.

lihat juga PTLFSistematika Perancangan Fasilitas, Siklus Perencanaan Fasilitas, Tujuan Perencanaan Fasilitas, Systematic Layout Planning, Algoritma Craft