Sabtu, 30 Juni 2012

Material Handling

A. Pengertian

Ada dua defenisi Material Handling secara umum:
1. Material Handling adalah seni dan ilmu pengetahuan dari perpindahan, penyimpanan, perlindungan dan pengawasan material.
2. Material Handling mempunyai arti penanganan material dalam jumlah yang tepat dari material yang sesuai dalam kondisi yang baik pada tempat yang cocok, pada waktu yang tepat dalam posisi yang benar, dalam urutan yang sesuai dan biaya yang murah dengan menggunakan metode yang benar. Jika digunakan metode yang sesuai, maka sistem material handling akan terjamin/aman dan bebas dari kerusakan.

B. Tujuan Material Handling

Tujuan utama dari perencanaan material handling adalah untuk mengurangi biaya produksi. Selain itu, material handling sangat berpengaruh terhadap operasi dan perancangan fasilitas yang diimplementasikan.
Beberapa tujuan dari sistem material handling antara lain:
1. Menjaga atau mengembangkan kualitas produk, mengurangi kerusakan dan memberikan perlindungan terhadap material.
2. Meningkatkan keamanan dan mengembangkan kondisi kerja.
3. Meningkatkan produktivitas:
    a. Material akan mengalir pada garis lurus.
    b. Material akan berpindah dengan jarak sedekat mungkin.
    c. Perpindahan sejumlah material pada satu kali waktu
    d. Mekanisme penanganan material.
    e. Otomasi penanganan material.
    f.  Menjaga atau mengembangkan rasio antara produksi dan penanganan material.
    g. Meningkatkan muatan/beban dengan penggunaan peralatan material handling otomatis.
4. Meningkatkan tingkat penggunaan fasilitas:
    a. Meningkatkan penggunaan bangunan.
    b. Pengadaan bangunan serbaguna.
    c. Standarisasi peralatan material handling.
    d. Menjaga dan menempatkan seluruh peralatan sesuai kebutuhan dan mengembangkan program pemeliharaan inventif.
    e. Integrasi seluruh peralatan material handling dalam suatu sistem.
5. Mengurangi bobot mati.
6. Sebagai pengawasan persediaan.

C. Jenis peralatan material handling

Tulang punggung sistem material handling adalah peralatan material handling. Sebagian besar peralatan yang ada mempunyai karakteristik dan harga yang berbeda. Semua peralatan material handling diklasifikasikan ke dalam tiga tipe utama yaitu: conveyer (ban berjalan), crane (derek) dan trucks (alat angkut/kereta).

1. Conveyor
Konveyor merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan material secara kontinyu dengan jalur yang tetap. Terdapat beberapa tipe conveyor yang biasa dipergunakan, antara lain belt coveyor, roller conveyor, screw conveyor, dll.

Kelebihan Konveyor:
a. Kapasitas tinggi sehingga memungkinkan untuk memindahkan material dalam jumlah besar.
b. Kecepatan dapat disesuaikan.
c. Penanganan dapat digabungkan dengan aktivitas lainnya seperti proses dan inspeksi.
d. Serba guna dan dapat ditaruh diatas lantai maupun diatas operator.
e. Bahan dapat disimpan sementara antar stasiun kerja.
f.  Pengiriman/pengangkutan bahan secara otomatis dan tidak memerlukan bantuan beberapa operator.
g. Tidak memerlukan aisle(gang).

Kekurangan Konveyor:
a. Mengikuti jalur yang tetap sehingga pengangkutan terbatas pada area tersebut.
b. Dimungkinkan terjadi botlenecks dalam sistem.
c. Kerusakan pada salah satu bagian conveyor akan menghentikan aliran proses.
d. Conveyor ada pada tempat yang tetap, sehingga akan mengganggu gerakan peralatan bermesin lainnya.

2. Cranes & Hoists
Cranes(derek) dan Hoists(kerekan) adalah peralatan yang digunakan untuk memindahkan beban secara terputus-putus dengan area yang terbatas. Terdapat beberapa tipe cranes dan hoist antara lain jib crane, bridge crane, gantry crane, tower crane, stacker crane, dan sebagainya.

Kelebihan Cranes Hoists:
a. Dimungkinkan untuk mengangkat dan memindahkan benda.
b. Keterkaitan dengan laintai kerja.produksi sangat kecil.
c. Lantai kerja yang berguna untuk kerja dapat dihemat dangan memasang peralatan handling berupa cranes.

Kekurangan Cranes & Hoists:
a. Membutuhkan investasi yang besar.
b. Pelayanan terbatas pada area yang ada.
c. Crane hanya bergerak pada arah garis lurus dan tidak dapat dibuat berputar/belok.
d. Pemakaian tidak dapat maksimal sesuai yang diinginkan karena crane hanya digunakan untuk periode waktu yang pendek setiap hari kerja.

3. Trucks
Trucks yang digerakkan tangan atau mesin dapat memindahkan material dengan berbagai macam jalur yang ada. Yang termasuk dalam kelompok truck adalah fork lift trucks, hand trucks, fork trucks, tailer trains, automated guide vehicles(AGV) dan sebagainya.

Kelebihan Trucks:
a. Perpindahan tidak menggunakan jalur yang tetap, oleh sebab itu dapat digunakan dimana-mana selama ruangan dapat untuk dimasuki trucks.
b. Mampu untuk loading, unloading dan mengangkat kecuali memindahkan material
c. Karena gerakannya tidak terbatas, memungkinkan untuk melayani tempat yang berbeda, truck dapat mencapai tingkat pemakaian yang tinggi.

Kekurangan Trucks:
a. Tidak mampu menangani beban yang berat.
b. Mempunyai kapasitas yang terbatas setiap pengangkutan.
c. Memerlukan gang.
d. Sebagian besar trucks harus dijalankan oleh operator.
e. Trucks tidak bisa melakukan tugas ganda/gabungan yaitu proses dan inspeksi seperti peralatan lainnya.

Material Handling, Prinsip-Prinsip Material Handling

Sumber : Buku Perencanaan & Perancangan Fasilitas (Hari Purnomo)

1 komentar: